Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 03:51 WIB
Massa FPI Tidur di Jalan Petamburan III
Salvanus Magnus Satripatriawan | Rabu, 4 Juni 2008 | 02:49 WIB
|
Share:

KRISTIANTO PURNOMO
Massa Front Pembela Islam (FPI) memblokade jalan menuju markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (4/6). Penjagaan dilakukan terkait ultimatum Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Adang Firman, mengenai akan dilakukannya penangkapan terhadap anggota FPI yang menjadi tersangka penyerangan dalam insiden Monas.

TERKAIT:

JAKARTA, RABU - Sejak keluar ultimatum Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Adang Firman kepada 10 tersangka dari Front Pembela Islam (FPI) untuk segera menyerahkan diri Selasa (3/6) malam, rombongan massa FPI terus berdatangan ke markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

Para tokoh Islam dan simpatisan FPI terus berdatangan ke kediaman Ketua FPI Habib Rizieq Shihab, yang letaknya tidak begitu jauh dari Markas FPI. Waktu demi waktu berlalu. Tokoh-tokoh terus berdatangan. Demikian pula sekitar 200 orang anggota FPI masih terlihat berjaga-jaga di sekitar ruas Jalan Petamburan III hingga Rabu (4/6) dini hari.

Mengantisipasi kedatangan aparat kepolisian sewaktu-waktu, massa FPI memilih menginap di Jalan Petamburan III. Karpet dan tarpal digelar di ruas jalan tersebut sebagai alas duduk dan tidur mereka. Gelaran alas tidur sekitar 50 massa FPI tersebut memakan sebagian besar ruas jalan dengan lebar kurang lebih tiga meter tersebut. Para pengguna jalan cuma bisa menggunakan sebagian kecil ruas jalan yang tersisa.

Ujung Jalan Petamburan III dari arah KS Tubun masih diblokir massa FPI menggunakan potongan-potongan bambu yang dililiti kawat-kawat berduri dan dijaga ketat beberapa pemuda FPI. Kendaraan roda dua yang ingin melewati jalan tersebut diarahkan melewati bagian samping blokade, melewati ruas trotoar.

Penjagaan ektra ketat juga terlihat di ujung lorong menuju kediaman Ketua FPI Habib Rizieq Shihab. Enam pemuda berjaga-jaga di lokasi tersebut. Dua bambu dalam posisi silang ditempatkan di ujung lorong tersebut.