Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 03:50 WIB
Soetrisno: Silahkan FPI Laporkan Siapa Saja
| Rabu, 4 Juni 2008 | 01:42 WIB
|
Share:

JAKARTA, RABU - Tindakan Front Pembela Islam (FPI) melaporkan 289 nama, termasuk mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dan mantan Ketua MPR Amien Rais ke Polda Metro Jaya, Selasa (3/6), lebih bermartabat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir usai menjenguk korban penyerangan peristiwa Monas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. "Boleh. Saya lebih setuju jalur hukum seperti itu yang ditempuh. Asal jangan mukulin orang," ujar Soetrisno Bachir didampingi istrinya, Anita Rosana Dewi, Selasa (3/6).

Politisi kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah yang menyebut dirinya sebagai santri Amien Rais ini juga mempersilahkan jika Amien Rais, gurunya yang juga pendiri PAN, dilaporkan oleh FPI.

Amien Rais bersama sejumlah tokoh seperti Gus Dur, advokat Adnan Buyung Nasution dan Todung Mulya Lubis, serta Direktur Eksekutif ICIP (International Centre for Islam and Pluralism) Syafii Anwar, dilaporkan FPI ke Polda Metro Jaya karena ikut tercantum dalam iklan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang mengundang secara terbuka untuk menghadiri aksi di Monas, Minggu (1/6) lalu yang berakhir dengan penyerangan anggota Komando Laskar Islam (KLI).

"Silahkan. Mau yang dilaporkan siapa saja, silahkan. Yang penting jalur hukum itu yang kita tempuh, jangan anarkis," sambung Soetrisno.

Soetrisno juga mengatakan, seharusnya FPI mentransformasi organisasinya menjadi organisasi pembela Islam yang modern dan rahmatan lil alamin (rahmat bagi semua). "FPI harus mentransformasi untuk kepentingan Islam yang modern, bukan dengan cara pengerahan massa," ujar Soetrisno. (Persda Network/had)

Sumber :
Persda Network