JAKARTA, SENIN - Organisasi yang berada di belakang aksi kekerasan harus dibubarkan. Demikian diungkapkan pengamat politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, di Jakarta, Senin (2/6).
Arbi yang mengecam aksi kekerasan oleh massa beratribut Front Pembela Islam menyatakan bahwa tuntutan sejumlah organisasi masyarakat untuk menindak tegas pelaku kekerasan telah disampaikan ke Bareskrim Polri dan akan dilanjutkan ke Kepala Polri hari ini. "Kami menuntut tindakan hukum tegas terhadap pelaku di lapangan. Mengenai pembubaran organisasi, itu kewenangan pemerintah, dalam hal ini Kejaksaan Agung," ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum FPI Munarman, ketika dihubungi terpisah, menyatakan dirinya masih menunggu bagaimana arah kasus ini. "Biar saja, memang kita belum mengambil tindakan. Bubarin dulu Ahmadiyah, baru ngurusin FPI," katanya.
Dikatakan Munarman, aktor intelektual di balik peristiwa Minggu kemarin adalah Ahmad Mubarik. Menurut Munarman, Ahmad Mubarik adalah anggota Ahmadiyah. (C6-08)

