BANDAR LAMPUNG, SABTU- Setelah didera keterbatasan pasokan yang berujung pada "kelangkaan" gas elpiji, warga di Bandar Lampung, kini mengeluhkan kenaikan harga tabung gas elpiji isi 12 kg. Sebab, harga tabung gas kosong saja saat ini sudah melonjak menjadi Rp 700.000.
"Sebelumnya harga tabung gas elpiji itu masih Rp 480 ribu, tapi sekarang sudah melonjak hampir dua kali lipat," kata Rudi, warga Kemiling, di Bandarlampung, Sabtu (31/5). Tidak jelas apa penyebab kenaikan harga tabung gas, tetapi kabar yang diterima Rudy menyebutkan bahwa Pertamina memang telah menaikkan harga tabung tersebut.
Menurut dia, harga tabung dari Pertamina kini Rp500.000 lebih, dan distributor menjualnya kembali kepada masyarakat sekitar Rp 700.000.Harga tabung gas elpiji yang melambung itu, kata dia, sangat memberatkan warga, apalagi pemerintah telah mengkampanyekan program mengkonversi penggunaan minyak tanah menjadi gas di beberapa daerah.
Sementara itu, kesulitan mendapatkan gas elpiji isi 12 kg hingga saat ini juga masih berlangsung. Pemantauan ANTARA di sejumlah pengecer, harga gas elpiji ukuran 12 kg sejak beberapa hari terakhir di tingkat pedagang pengecer, mengalami kenaikan dari Rp 58.000 menjadi di atas Rp 60.000.
Salah satu pengecer di Kemiling, Trisno, mengatakan, pasokan gas elpiji sejak beberapa waktu lalu telah dikurangi oleh Pertamina. "Harga isi gas elpiji ukuran 12 kg dari Pertamina sudah Rp55.000," ujar dia.

