Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 03:19 WIB
Din Masih Pikir-pikir Jadi Pendamping Mega
| Sabtu, 31 Mei 2008 | 20:12 WIB
|
Share:

BANDAR LAMPUNG, SABTU-Dikabarkan menjadi calon kuat menjadi pendamping Megawati Soekarnoputri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin masih mikir-mikir. Din akan memutuskan akan menjadi calon Wakil Presiden (Wapres), jika memiliki visi yang sama, ada kecocokan batin (chemistry) dan berpeluang besar untuk menang.
 
"Bagi saya, semua itu saya pahami sebagai wacana politik dan spekulasi politik, belum definitif. Saya menanggapi ini secara proporsional karena belum jelas. Jadi belum bisa ambil keputusan," tegas Din Syamsuddin seusai menutup Muktamar XIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Bandar Lampung, Sabtu (31/5).
 
Dijelaskan Din, apabila isu tersebut menjadi kenyataan ada partai politik yang mencalonkan dirinya, ia akan terlebih dulu berkonsultasi dengan pimpinan Muhammadiyah. Soalnya, ia sudah berkomitmen untuk menyelesaikan masa tugasnya sebagai Ketua Umum Muhammadiyah sampai 2010."Kalau ada yang mencalonkan saya, saya akan berkonsultasi dengan pimpinan Muhammadiyah dulu. Kalau tidak boleh, saya taati. Tapi kalau bisa, saya akan pikirkan dulu," tambahnya.
 
Ada tiga pertimbangan bagi Din. Pertama, apakah visinya sama. Kedua, apakah chemistry atau suasana batinnya cocok. Terakhir, apakah pasangannya tersebut memiliki peluang untuk menang.
 
Menurut Din,berdasarkan pengalaman di bidang politik,organisasi dan birokrasi, ia merasa mampu untuk duduk sebagai pemimpin di negara ini. Ditambah lagi hubungannya dan pernah menjabat sebagai pimpinan organisasi di luar negeri. "Rasanya ada (kemampuan), saya punya pengalaman," ujarnya sambil tertawa. (Persda Network/Yuli Sulistyawan)

Sumber :
Persda Network