SEKITAR 60 anak didampingi Komnas Perlindungan Anak Indonesia melakukan aksi damai untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Bundaran HI, Sabtu (31/5).
Mereka minta pemerintah melarang segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok di berbagai media dan tempat-tempat umum. Mereka juga ingin dilindungi dari asap rokok agar dapat hidup dan berkembang dengan sehat. Selain itu mereka juga mengimbau pemerintah menaikkan cukai rokok dan melarang penjualan eceran.
"Ini adalah hasil dari diskusi forum anak bebas tembakau yang diadakan komnas anak kemarin. Kami akan follow up ke pemerintah. akan kami ajukan ke menpora, DPR, Menkes dan Meneg Pemberdayaan Perempuan," ujar Office Manager Komnas Perlindungan Anak, Lisda Sundari. Ia juga menyampaikan, anak-anak gampang mendapatkan rokok eceran. Dengan Rp 500 mereka bisa mendapatkan sebatang rokok.
Anak-anak itu mengenakan kaos putih bertuliskan "Lindungi Anak, Larang Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok." Mereka juga membawa spanduk bertuliskan "Rokok Sama dengan Racun." Mereka sedang membagikan bunga mawar kepada pengguna jalan.(C5-08)

