Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 17:33 WIB
KB Suntik Paling Digemari Ibu-ibu
| Jumat, 30 Mei 2008 | 20:11 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/ATI KAMIL
Menghitung masa subur bisa dilakukan dengan sistem kalender.

JAKARTA, JUMAT – Dari 61,4 persen pengguna metode kontrasepsi di Indonesia, sebanyak 31,6 persen menggunakan suntik. Sedangkan yang memakai pil hanya 13,2 persen, memakai IUD (Intra Uterine Device) atau spiral 4,8 persen, implant 2,8 persen, dan kondom 1,3 persen, sisanya vasektomi dan tubektomi.

Demikian disampaikan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. Sugiri Sjarief, MPA saat media edukasi Kontrasepsi Sebagai Suatu Kebutuhan, di Grand Hyat, Jakarta, Jumat (30/5).

Sugiri menyampaikan, terjadi kenaikan pemakaian metode kontrasepsi suntik dari tahun 1991 sampai 2007 lalu. Menurut survei yang dilakukan leh BKKBN tentang pengguna metode kontrasepsi suntik pada tahun 1991 hanya 11,7 persen, pada tahun 1994 menjadi 15,2 persen, 1997 menjadi 21,1 persen, 2003 menjadi 27,8 persen, dan pada tahun 2007 mencapai 31,6 persen.

“Ibu-ibu lebih cocok dengan KB suntik, kata mereka lebih afdol disuntik daripada minum pil KB atau di spiral,” ujarnya.

Dalam media edukasi tersebut, Sugiri juga menambahkan  bahwa kesadaran akan pentingnya alat kontrasepsi di Indonesia masih perlu ditingkatkan, selain untuk mengatur jumlah dan jarak anak, kontrasepsi juga dibutuhkan untuk mencegah terjadinya ledakan penduduk. (C5-08)