JAKARTA, SENIN - PT Jamsostek mengajukan permintaan untuk menggunakan dividen pemerintah dari keuntungan pada 2007 untuk berbagai kegiatan sosial, termasuk program tanggung jawab sosial korporat (CSR).
Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Senin (26/5), mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan tersebut dan diharapkan permohonan itu dibahas pada rapat pemegang saham mendatang. "Kami berharap, jika disetujui, tahun ini kami tidak memberi dividen kepada pemerintah," kata Hotbonar sebagaimana dikutip dari Antara.
Sejumlah sepuluh persen dari dividen yang menjadi hak pemerintah itu akan dialokasikan untuk bentuk tanggung sosial perusahaan kepada masyarakat (CSR/corporate social responsibility).
Hotbonar mengatakan, dana dividen itu akan dikembalikan kepada
pekerja dalam berbagai bentuk, seperti dana bergulir berbunga rendah untuk koperasi hingga uang muka perumahan, maupun dana tidak bergulir seperti beasiswa dan pelayanan kesehatan.
PT Jamsostek juga mengalokasi dana Rp90 miliar untuk program pinjaman uang muka perumahan bagi 6000 pekerja dengan bunga tetap sebesar tiga persen per tahun dengan besaran pinjaman hingga Rp15 juta.
Besaran keuntungan PT Jamsostek pada tahun anggaran 2007 sebesar Rp1 triliun. Pada 2006 PT Jamsostek memberi dividen 30 persen dari total keuntungan bersih kepada pemerintah.

