Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 02:36 WIB
Minyak di Atas 132 Dollar
Josephus Primus | Senin, 26 Mei 2008 | 13:53 WIB
|
Share:

SINGAPURA, SENIN - Harga minyak diperdagangkan di atas 132 dollar per barel pada Senin (26/5) , saat dimulainya musim berkendaraan di Amerika Serikat. Produksi dikhawatirkan tidak cukup memenuhi kenaikan permintaan.
    
Ketatnya pasar minyak mentah membuat harga sensitif dipengaruhi berbagai faktor, termasuk faktor pelemahan mata uang dollar AS, dana-dana spekulasi, keengganan produsen minyak menaikkan produksi dan ketegangan geopolitik, kata para analis, sebagaimana dikutip dari Antara.
    
Dalam perdagangan Senin di Asia, kontrak berjangka minyak New York, light sweet, untuk pengiriman Juli, naik 37 sen menjadi 132,56 dollar per barel, setelah ditutup pada harga 132,19 dollar per barel di New York, Jumat (23/5).
    
Perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange tidak terpengaruh oleh libur nasional Memorial Day di AS pada Senin ini.
    
Musim berkendaraan bermotor di AS, yang dimulai pada akhir pekan ini, adalah waktu tatkala  warga AS menghabiskan liburan mereka dengan berkendaraan di jalan-jalan raya, sehingga meningkatkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di ekonomi terbesar dunia dan mempengaruhi harga global.
    
Minyak Brent Laut Utara di London untuk pengiriman Juli diperdagangkan pada 131,90 dollar per barel, naik 33 sen.