Minggu, 21 Desember 2014

News / Regional

SPBU Di Madiun Diserbu Pembeli

Jumat, 23 Mei 2008 | 20:48 WIB

 

Laporan wartawan Kompas Antonius Ponco A

MADIUN, JUMAT-  Adanya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan dilakukan Jumat (23/5) malam membuat pengguna kendaraan bermotor menyerbu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Kota Madiun. Pihak SPBU pun membatasi penjualan BBM .

Berdasarkan pengamatan, antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU-SPBU terjadi sejak Jumat sore. Antrean kendaraan sepeda motor dan mobil ini sampai ke jalan raya atau ke luar areal SPBU, sehingga lalu lintas di depan SPBU menjadi terhambat. Pemandangan ini terlihat di SPBU Jalan Diponegoro, DI Panjaitan, Mayjen Sungkono, dan Basuki Rahmat.

Di masing-masing SPBU terlihat dua petugas polisi yang menjaga ketertiban para pengguna kendaraan yang hendak membeli BBM.  

Saya sudah mengantre setengah jam tetapi kendaraan saya belum diisi juga, keluh Widya, salah satu pembeli. Dia mengatakan tetap akan mengantre meskipun lama karena dia mendengar kalau harga bahan bakar akan dinaikkan Jumat malam atau Sabtu (24/5) dinihari.

Sampai pukul 20.30, belum ada dari SPBU-SPBU ini yang kehabisan stok bahan bakar. Pihak SPBU pun membatasi penjualan BBM agar se luruh pengendara bermotor kebagian BBM sekaligus mencegah penimbunan BBM.

Di SPBU Jalan Mayjen Sungkono, pembelian premium untuk motor dibatasi Rp 15.000 per sepeda motor sedangkan untuk mobil dibatasi Rp 75.000 per mobil. Sementara di SPBU Jalan Diponego ro, premium untuk sepeda motor dibatasi Rp 15.000 sedangkan untuk mobil dibatasi 30 liter per mobil .


Editor :