Rabu, 23 Juli 2014

News / Regional

Tidak Menentu, Pasokan Premium ke SPBU

Jumat, 23 Mei 2008 | 17:36 WIB

MAGELANG, JUMAT - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), jumlah pasokan premium ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Kota dan Kabupaten Magelang, terus berubah-ubah. Akibatnya, pelayanan kepada konsumen menjadi terganggu.

Lina, petugas di SPBU Diponegoro, Kota Magelang mengatakan, sejak Selasa (20/5) kemarin, pasokan premium yang diterima, terdata 16 ton atau 24 ton per hari.

"Jika mendapat 16 ton dalam satu hari, maka pelayanan SPBU dibuka hingga 17.30 WIB. Namun, jika kebetulan mendapat 24 ton, maka kami tetap bisa melayani kosumen hingga 21.30 WIB," ujarnya, Jumat (23/5).

Pada kondisi normal sebelum Mei ini, SPBU Diponegoro sebenarnya mendapatkan jatah 32 ton premium per hari. Dengan adanya pasokan tersebut, layanan untuk pelanggan masih dibuka hingga pukul 24.00 WIB.

Karena stok BBM selalu habis dalam sehari, maka pelayanan bagi pelanggan biasanya baru akan dibuka ketika jatah premium sudah dikirim dari Pertamina. Akibatnya, sejak Selasa lalu, SPBU Diponegoro buka lebih siang. "Jika biasanya pukul 05.00 WIB, sekarang ini kami baru buka mulai pukul 09.30 WIB," terangnya.

Hal serupa juga terjadi di SPBU Bandongan, Kabupaten Magelang. Pasokan premium yang diterima SPBU ini, mencapai delapan ton atau 16 ton per hari.

"Namun, terkadang pula, kami sama sekali tidak mendapatkan pasokan sama sekali," ujar Wakil Kepala SPBU Bandongan, M Anis.

Kondisi ini, pada akhirnya membuat jam operasional SPBU pun menjadi terganggu. Dalam seminggu ini, menurut dia, SPBU Bandongan sempat kehabisan stok, dua hingga tiga kali dalam seminggu. "Saat kehabisan, kami pun bisa menutup layanan bagi pelanggan selama empat hingga 10 jam," katanya.

SPBU Bandongan mendapatkan jatah 12 ton premium per hari. Namun, sejak pertengahan Mei, permintaan pelanggan pun naik menjadi 13 hingga 14 ton per hari.

Menyikapi hal itu, Anis mengatakan, pihaknya mulai menetapkan pembatasan pembelian premium. Untuk mobil angkutan umum, dibatasi membeli Rp 100.000, sedangkan mobil pribadi Rp 75.000. Untuk sepeda motor, hanya diperbolehkan membeli maksimal Rp 15.000

Di SPBU Banar, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, kemarin, kehabisan stok premium. Kekosongan stok ini, terjadi sejak Kamis (21/5) pukul 15.30 WIB. "Sejauh ini, kami belum mengetahui kapan bisa mendapat pasokan premium dari Pertamina," terang Arifin.

Dalam satu minggu, SPBU Banar mendapat mendapatkan pasokan dua hingga tiga kali. Untuk satu kali pengiriman, biasanya diperoleh 16 ton premium. Namun, dalam satu minggu ini, baru didapat dua kali pengiriman saja.


Editor :