Kamis, 28 Agustus 2014

News / Regional

Penderita Gizi Buruk Ditemukan di Tegal

Kamis, 22 Mei 2008 | 19:38 WIB

TEGAL, KAMIS --  Penderita gizi buruk kembali ditemukan di wilayah Kota Tegal. Ia adalah Nur Anisa (7 bulan), anak pertama pasangan Sultoni (30) dan Esti Lestari (32), warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Dalam usianya saat ini, berat badan Anisa h anya 5,5 kilogram.

Sultoni saat ditemui di rumahnya, Kamis (22/5) mengatakan, anaknya dinyatakan menderita gizi buruk oleh salah seorang bidan di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat dan juga oleh petugas Puskesmas Tegal Timur, Kota Tegal, pekan lalu.

Saat itu, ia memeriksakan Anisa ke bidan karena menderita batuk. Oleh bidan, ia diberitahu kalau anaknya menderita gizi buruk. Setelah meminum obat, Anisa justru mengalami diare. Ia kemudian memeriksakan anaknya ke Puskesmas Tegal Timur. Oleh petugas puskesmas, anaknya juga dinyatakan mengalami gizi buruk. Selain mendapatkan obat, saat itu ia juga mendapatkan makanan tambahan.

Menurut dia, petugas puskesmas juga menyarankan agar anaknya dirawat di rumah sakit. Namun, Sultoni mengaku takut membawa anaknya ke rumah sakit, karena ia tidak memiliki cukup uang. Ia juga tidak mengetahui prosedur pengurusan asuransi keseharan untuk wa rga miskin.

Selama ini, ia tidak memiliki pekerjaan tetap. Begitu pula, isterinya juga hanya di rumah mengurus anak. Sultoni pernah bekerja sebagai sopir angkot, namun akhirnya berhenti karena ia sering pulang ke rumah tanpa membawa hasil.

Saat ini, ia bekerja sebagai guru mengaji, dengan penghasilan tidak menentu. Untuk memenuhi kebutuhan makan, tidak jarang ia mendapat bantuan dari tetangga maupun saudara yang merasa kasihan.

Rumah yang ditempatinya merupakan rumah peninggalan orang tuanya, Tarjan. Selain keluarganya, rumah itu juga ditempati oleh adik bungsunya, Siti Juleha (17). Esti Lestari menuturkan, sebenarnya Anisa lahir dengan berat badan normal, yaitu 2,7 kilogram. Namun menginjak usia satu bulan, ia mulai sakit-sakitan. Anisa sering mengalami panas dan batuk-batuk.

Petugas Kesehatan Ibu dan Anak, Gizi dan Lansia Dinas Kesehatan Kota Tegal, Tanti Supriyatmi saat dihubungi melalui telepon mengatakan, dinas kesehatan akan melakukan pengecekan ke Puskesmas Tegal Timur. Hingga saat ini, laporan kasus gizi buruk itu belum diterimanya. Menurut dia, pasien gizi buruk akan mendapatkan pengobatan gratis dari pemerintah.

 


Editor :