JAKARTA, SABTU- Memperingati Satu Abad Kebangkitan Nasional, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menggagas monumen yang pondasinya dari tanah dan air dari 33 provinsi di Indonesia.
"Di Kantor Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga sekarang sudah terkumpul tanah dan air, masing-masing seberat 1 kg dari 33 provinsi. Ini digunakan sebagai pondasi awal pembangunan Monumen Pemuda Tanah Air Indonesia, Satu Abad Kebangkitan Nasional," kata Adhyaksa Dault, di sela-sela peluncuran buku Blue Water Crime: Dimensi Sosial Ekonomi Perikanan Ilegal yang ditulis Victor PH Nikijuluw, Sabtu (17/5) di Jakarta.
Minggu (18/5) besok, Mennegpora Adhyaksa akan meresmikan peluncuran maket Monumen Pemuda Tanah Air Indonesia, Satu Abad Kebangkitan Nasional, di Plaza Grha Pemuda dan Olahraga, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Jakarta. Tentang pembangunannya, menunggu kepastian lokasi yang strategis. Maunya Adhyaksa di kawasan strategis Istora Bung Karno, Senayan Jakarta, tapi belum diperoleh jawaban dari pengelola Istora Bung Karno.
Sementara, sejumlah daerah seperti Riau dan Banten sudah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan lokasi strategis untuk pembangunan monumen yang menandai satu abad Kebangkitan Nasional itu. "Yang pasti, peluncuran maket monumen dilakukan Sabtu (18/5) yang akan dihadiri banyak tokoh dan pejabat, serta generasi muda dari berbagai kalangan dari 33 provinsi," tambah Adhyaksa.(NAL)

