Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 12:10 WIB
PSMS Libas PSDS
| Sabtu, 17 Mei 2008 | 17:06 WIB
|
Share:

MEDAN, JUMAT-Kesebelasan PSMS Medan berhasil menumbangkan PSDS Deli Serdang 3-2 pada pertandingan ujicoba  menghadapi persiapan Super Liga 2008 yang dilakukan di Stadion Kebun Bunga Medan, Jumat sore.

Gol pertama bagi kemenangan PSMS diciptakan melalui kaki pemain Asri pada babak pertama menit ke-4, berhasil menggetarkan jaring PSDS dikawal penjaga gawang Usman Pribadi. Setelah  kecolongan satu angka dari  PSMS dijuluki "Ayam Kinantan", PSDS yang dimotori Ansyari Lubis mulai bangkit dan berusaha melancarkan serangan tajam ke daerah pertahanan PSMS. Namun usaha keras  tersebut sia-sia belaka, karena berhasil dihalau pemain PSMS Patrio Jimenes (Chili) yang  pernah memperkuat Persib Bandung.

Sebaliknya, PSMS yang dikomandoi Fadli Hariri dan Andika Putra melakukan berbagai tekanan ke kubu pertahanan PSDS dijuluki "traktor kuning", berhasil menambah satu angka lagi bagi kemenangan PSMS. Gol kedua bagi PSMS dihasilkan Ahmad Affandi pada menit ke-18. Sedangkan gol ketiga bagi kemenangan PSMS diciptakan pemain Andika Putra pada babak kedua menit ke-47. Pada pertandingan tersebut penjaga gawang PSMS Zul Bahra digantikan Firman.

Sementara itu, gol balasan yang dilakukan PSDS di dihasilkan pemain Ansari Lubis pada babak kedua menit ke 63,gol kedua dihasilkan pemain Osas Marvelous (Nigeria) menit ke 76 melalui tendangan penalti. Hukuman tersebut diberikan wasit  Rorim Situmeang terhadap PSMS, kerena penjaga gawang Firman melakukan pelangggaran terhadap pemain asing tersebut.

Pada pertandingan tersebut, wasit menghadiahi dua kartu merah kepada pemain Rully (PSMS) dan pemain M.Rizal (PSDS).Selain itu,  kartu kuning kepada pemain Irfan Radika (PSDS). Sampai wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tersebut, angka tidak berubah 3-2 bagi kemenangan PSMS atas PSDS.

Pelatih Tim PSMS, Iwan Setiawan seusai pertandingan kepada wartawan di Medan, mengatakan, ia harus bekerja keras  melakukan perombakan terhadap posisi pemain PSMS tersebut. Menurut Iwan, setelah ia menyaksikan pertandingan PSMS lawan PSDS, anak  asuhnya  perlu dilatih dengan lebih baik, sehingga pertahanan bawah dan penyerang dapat berfungsi. "Saya mempunyai pekerjaan rumah (PR) cukup berat untuk menata strategi, formasi dan memfungsikan pemain yang tepat, baik itu  penyerang maupun pertahanan bawah sehingga tidak mudah diterobos lawan," katanya.

Sementara itu, Pelatih Tim PSDS, M.Khaidir mengatakan, anak asuhnya bermain cukup baik, tinggal lagi untuk membentuk pemain yang dapat bekerjasama membentuk pertahanan yang tangguh. "Saya akan menerapkan strategi baru dalam menangani PSDS agar mampu menjadi tim yang tangguh nantinya," katanya.(ANT)