MEDAN, JUMAT-Kesebelasan PSMS Medan berhasil menumbangkan PSDS Deli Serdang 3-2 pada pertandingan ujicoba menghadapi persiapan Super Liga 2008 yang dilakukan di Stadion Kebun Bunga Medan, Jumat sore.
Gol pertama bagi kemenangan PSMS diciptakan melalui kaki pemain Asri pada babak pertama menit ke-4, berhasil menggetarkan jaring PSDS dikawal penjaga gawang Usman Pribadi. Setelah kecolongan satu angka dari PSMS dijuluki "Ayam Kinantan", PSDS yang dimotori Ansyari Lubis mulai bangkit dan berusaha melancarkan serangan tajam ke daerah pertahanan PSMS. Namun usaha keras tersebut sia-sia belaka, karena berhasil dihalau pemain PSMS Patrio Jimenes (Chili) yang pernah memperkuat Persib Bandung.
Sebaliknya, PSMS yang dikomandoi Fadli Hariri dan Andika Putra melakukan berbagai tekanan ke kubu pertahanan PSDS dijuluki "traktor kuning", berhasil menambah satu angka lagi bagi kemenangan PSMS. Gol kedua bagi PSMS dihasilkan Ahmad Affandi pada menit ke-18. Sedangkan gol ketiga bagi kemenangan PSMS diciptakan pemain Andika Putra pada babak kedua menit ke-47. Pada pertandingan tersebut penjaga gawang PSMS Zul Bahra digantikan Firman.
Sementara itu, gol balasan yang dilakukan PSDS di dihasilkan pemain Ansari Lubis pada babak kedua menit ke 63,gol kedua dihasilkan pemain Osas Marvelous (Nigeria) menit ke 76 melalui tendangan penalti. Hukuman tersebut diberikan wasit Rorim Situmeang terhadap PSMS, kerena penjaga gawang Firman melakukan pelangggaran terhadap pemain asing tersebut.
Pada pertandingan tersebut, wasit menghadiahi dua kartu merah kepada pemain Rully (PSMS) dan pemain M.Rizal (PSDS).Selain itu, kartu kuning kepada pemain Irfan Radika (PSDS). Sampai wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tersebut, angka tidak berubah 3-2 bagi kemenangan PSMS atas PSDS.
Pelatih Tim PSMS, Iwan Setiawan seusai pertandingan kepada wartawan di Medan, mengatakan, ia harus bekerja keras melakukan perombakan terhadap posisi pemain PSMS tersebut. Menurut Iwan, setelah ia menyaksikan pertandingan PSMS lawan PSDS, anak asuhnya perlu dilatih dengan lebih baik, sehingga pertahanan bawah dan penyerang dapat berfungsi. "Saya mempunyai pekerjaan rumah (PR) cukup berat untuk menata strategi, formasi dan memfungsikan pemain yang tepat, baik itu penyerang maupun pertahanan bawah sehingga tidak mudah diterobos lawan," katanya.
Sementara itu, Pelatih Tim PSDS, M.Khaidir mengatakan, anak asuhnya bermain cukup baik, tinggal lagi untuk membentuk pemain yang dapat bekerjasama membentuk pertahanan yang tangguh. "Saya akan menerapkan strategi baru dalam menangani PSDS agar mampu menjadi tim yang tangguh nantinya," katanya.(ANT)

