Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 11:58 WIB
Eskalasi Proyek Infrastruktur 14 Persen
Haryo Damardono | Jumat, 16 Mei 2008 | 17:21 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Departemen Pekerjaan Umum memprediksi kenaikan anggaran (eskalasi) infrastruktur sebesar 14 persen. Ekskalasi ini didorong lonjakan harga minyak mentah dunia yang mempengaruhi kenaikan harga bahan bangunan. Meski demikian, belum ada perhitungan rinci dari eskalasi ini.  

"Bila kenaikan bahan bakar minyak 30 persen, saya prediksi eskalasi sebesar 14
persen," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Jumat (16/5), ditemua seusai peringatan Hari Air Dunia.

Selain menghitung eskalasi, Djoko mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengoptimalisasi atau menunda beberapa pekerjaan proyek agar kenaikan harga bahan bangunan, tidak berdampak pada penyelesaian pekerjaan.

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), Sumaryanto Widayatin, sebelumnya telah menegaskan Departemen PU sedang menghitung eskalasi proyek-proyek infrastruktur.

"Penghitungan ini lebih untuk proyek tahunan, sebab proyek tahun jamak pasti terdapat penghitungan ulang nilai proyek di akhir tahun," kata Sumaryanto. Dia mengatakan, kini perhitungan eskalasi sedang dikerjakan tiap Direktorat Jenderal.

"Kami tidak ingin para kontraktor dirugikan akibat perubahan harga yang dipicu kenaikan harga BBM," kata Sumaryanto, sambil menambahkan kenaikan harga bahan bangunan ini memang tidak normal.