JAKARTA, JUMAT - Setelah dua hari bermalam di Teluk Semangka, tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara kembali melanjutkan perjalanannya. Tujuan utama adalah Pulau Enggano yang akan ditempuh dalam dua hari. Mereka akan melewati Pulau Batu Kecil terlebih dahulu dan singgah sehari di Krui, perbatasan Lampung dan Bengkulu.
Kapal motor Deklarasi Djuanda yang kini telah dilengkapi pagar pembatas telah berangkat dari pesisir pantai Kota Agung Jumat (16/5) sekitar pukul 07.15 WIB. Sebelum senja, mereka seharusnya sudah sampai Krui, namun kali ini perjalanan mungkin terlambat beberapa jam.
"Mereka terlambat sedikit karena narik perahu nelayan yang terombang ambing di laut, ujar Irwanto, Ketua pelaksana Ekspedisi Garis Depan Nusantara saat dihubungi Jumat (16/5) sore. Ia mengatakan tim kapal berhasil menyelamatkan beberapa nelayan yang terombang-ambing selama tiga hari di laut.
Perahu nelayan telah ditarik ke pantai terdekat di Grinting. Setelah nelayan diselamatkan ke darat, tim baru melanjutkan perjalanan.
"Diperkirakan masuk Krui baru jam tujuh malam," ujar Irwanto. Saat ini kapal telah sampai ke Pulau Batu Kecil, namun tidak akan singgah. Survei pada salah satu pulau terluar ini akan dilakukan Tim Kodal (Komando Pengendali) I.
Irwanto memuji tindakan penyelamatan yang dilakukan tim kapal. Hal tersebut menunjukkan bahwa kawan-kawannya tetap mengutamakan nyawa manusia meski harus terlambat sampai beberapa jam.
"Memang ini kebiasaan anak-anak. Kita tolong orang dulu sudah kebiasaan kita di Wanadri," tandasnya.

