BARU-baru ini dinas perhubungan menyiapkan operasi pemberantasan parkir liar di wilayah DKI Jakarta dengan menyediakan 150 gembok roda dan 32 mobil derek. Artinya, para pengemudi kini harus lebih hati-hati jika ingin memarkir mobil di sembarang tempat. Salah-salah, mobil bisa digembok dan urusan jadi panjang.
Tapi kalau berbicara tentang parkir, ternyata bukan hanya gembok dishub saja yang patut diwaspadai. Pohon mangga pun harus dijadikan "musuh utama" jika ingin mobil tetap mulus dan berkilap. Pohon mangga yang rindang memang menjadi pilihan bagus untuk lokasi parkir, apalagi pada siang hari saat matahari menyengat dengan panasnya.
Hanya saja, Mangifera indica, demikian nama tumbuhan yang konon berasal dari India, ini punya getah yang amat jahat. Tetesan getah berwarna nyaris kehitaman itu mampu merusak cat mobil. Tetesan getah biasanya akan mengeras, dan saat dibersihkan meninggalkan noda keriput seperti panu pada kulit. Kalau terlambat dibersihkan, noda akan masuk ke bagian cat dasar. Jika sudah begitu "kenang-kenangan" itu tak akan bisa hilang kecuali permukaan tersebut dicat ulang.
Beda lagi dengan buahnya. Meskipun tak sekeras kelapa atau duren, buah mangga mampu menghancurkan mobil. Ya, setidaknya setiap buah yang jatuh ke permukaan mobil dijamin pasti meninggalkan bekas berupa penyok. Kap mesin dan atap biasa menjadi langganannya. Tulang-tulang di sudut-sudut eksterior mobil pun bisa penyok jika kejatuhan buah ini.
Untuk mobil yang penyok karena tertimpa mangga, tak ada solusi lain kecuali membawanya ke bengkel untuk diperbaiki. Syukur-syukur lokasi "dekok" bukan pada bagian yang rumit sehingga bisa ditangani dengan metode PDR (paintless dental removal). Dengan metode ini, permukaan body mobil akan di-"pijat" dari bagian dalam dengan tangkai-tangkai besi. Permukaan akan kembali sempurna tanpa harus melewati proses pengecatan, dan waktu yang dibutuhkan hanya dalam hitungan menit.
Lalu bagaimana dengan getah? Sebenarnya efek buruk dari tetesan getah di mobil dapat dihindari jika noda itu tak dibiarkan berlama-lama menempel. Perhatikan tips berikut:
Basahi dan cuci permukaan yang terkena getah dengan air dan sabun menggunakan busa pembersih. Gosok perlahan di bagian yang terkena getah. Kemudian, bilas busa sabun yang menutupi permukaan noda. Keringkan bagian yang telah dicuci dengan lap bersih. Khusus untuk bidang yang terkena getah dilap dengan gerakan memutar agar noda bisa ditarik.
Jika dengan langkah di atas noda getah masih membandel, dapat dilakukan langkah lanjutan dengan membasahi getah memakai cairan berminyak, seperti minyak goreng. Bahkan, ada yang lebih ekstrem dengan menyarankan memakai bensin agar getah terangkat. Cuma cara terakhir ini dikhawatirkan bukan hanya mengangkat getah, tapi juga cat mobil.
Jadi, lebih aman menggunakan minyak goreng. Tuangkan minyak goreng pada selembar tisu, lalu gosok berputar pada noda membandel dengan perlahan. Lakukan langkah ini beberapa kali begitu tisu sudah rusak atau kotor. Noda yang belum terlalu lama biasanya akan terangkat dengan cara ini.
Bagaimana pun lebih baik berhati-hati memilih tempat parkir supaya terhindar dari kejadian "nggak penting" yang merusak tampilan mobil, serta bukan tak mungkin menguras isi kantong untuk memperbaikinya.

