JAKARTA, SENIN - Terus meroketnya harga minyak dunia membuat kabar kenaikan harga bahan bakar minyak seolah hanya tinggal tunggu waktu. Pemerintah menyebut, kenaikan itu adalah opsi terakhir. Namun, Ketua DPR RI Agung Laksono berharap opsi terakhir itu tidak sampai dipilih oleh pemerintah. Agung menyarankan agar pemerintah sebaiknya menghindari kebijakan menaikkan harga BBM.
"Saya sebagai Ketua DPR berpandangan sebaiknya jangan dipakai opsi terakhir itu. Sebaiknya hindarkan kenaikan harga BBM," ujar Agung kepada wartawan seusai acara peluncuran buku Restorasi Indonesia dan peresmian lembaga Informal Leaders Gathering di Balai Kartika, Jakarta, Senin (5/5).
Dikatakan politisi dari Partai Golkar ini, kebijakan menaikkan harga BBM sebaiknya dihindari karena kondisi ekonomi rakyat sudah sangat berat. Terutama, lanjut dia, rakyat kecil di pedesaan yang jumlahnya cukup banyak. "Apalagi pendapatan mereka itu belum tentu ada peningkatan," katanya.
Agung menambahkan, yang paling membuat masyarakat menderita adalah kenaikan harga BBM tidak akan berjalan sendiri. Namun, akan diikuti kenaikan harga barang-barang yang lain. "Oleh karena itu, saya berpendapat alangkah menggembirakannya apabila pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM," tutur Agung. (Persda Network/had)

