Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 16:56 WIB
Muhaimin: Kami Sudah Tidak Tiarap Lagi
Inggried Dwiwedhaswary | Jumat, 2 Mei 2008 | 17:58 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, dinamika internal yang terjadi di PKB saat ini merupakan pengalaman yang mendewasakan dan proses seleksi alam untuk melihat kader yang militan dan kader karbitan. Bahkan, dengan tegas ia mengatakan bahwa PKB di bawah kepemimpinannya tidak tiarap lagi, tapi bersiap untuk bangkit memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

Dengan nada menyindir pula, Wakil Ketua DPR itu menyatakan, sudah bukan saatnya PKB saling mengancam."Kita akan melihat bahwa yang hak itu hak, yang bathil itu bathil. Tidak saatnya lagi sesama PKB saling mengancam, satu dengan yang lain tidak bersatu padu untuk menguatkan partai. Kita harus mengusir anasir-anasir yang mengganggu dan mengadu domba. Kami tidak tiarap lagi dan akan bangkit membela dan bersatu padu memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita PKB," kata Muhaimin, dalam pidato politiknya pada pembukaan MLB di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/5).

Ia mengutarakan, sudah meminta para kyai untuk sowan (bertemu) kepada Gus Dur agar mau hadir dalam muktamar. "Apa yang kita lakukan bukan melawan siapa-siapa, tapi menyingkirkan anasir-anasir yang mengganggu partai. Apa yang kita lakukan saat ini adalah saling mengingatkan," katanya.

Lanjut dia, "Kyai Haji Hasyim Muzadi pernah bilang ke saya, Muhaimin, PKB itu ibarat partai yang sudah jelas pemilih dan pendukungnya. Kalau diem, duduk, tidur saja sudah 13 juta (pemilih). Saya sudah sowan ke Rois Am PBNU, semua menyatakan bukan masalah mundur atau tidak, tapi partai ini harus tegak berdiri secara sehat, dan punya sistem kepartaian yang mandiri, dewasa dan produktif bagi masa depan PKB".