JAKARTA, KAMIS - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid membantah kehadirannya di tengah ribuan buruh saat perayaan May Day (Hari Buruh Sedunia) untuk mempublikasikan diri karena hendak maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 mendatang.
"Saya ke sini datang sebagai pribadi karena diundang. Bukan dalam kapasitas sebagai Ketua MPR RI. Juga bukan karena kader PKS. Kita hanya ke sini karena prihatin dengan nasib dan kehidupan para buruh," kata Hidayat kepada wartawan usai memberikan orasi di hadapan ribuan buruh yang memadati Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (1/5).
Ditanya wartawan apakah kehadirannya untuk pemanasan Pilpres 2009? Hidayat menjawab hari buruh jangan dikait-kaitkan dengan masalah politik. Kalaupun ada yang menunggangi peringatan hari buruh dengan masalah politik, kata Hidayat, itu sangat tak etis. "Peringatan buruh hari ini tidak untuk Piplres 2009 karena ini akan cederai perjuangan buruh," tegas Mantan Presiden PKS ini.
Menurut dia kaum buruh tidak memikirkan mengenai Pemilu 2009. "Mereka lebih memikirkan bulan depan bagaimana, karena khawatir dengan outsourcing, " jelasnya.

