Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 10:29 WIB
Menata Benda Panas Agar Tak Hambat Rejeki
| Selasa, 29 April 2008 | 07:38 WIB
|
Share:

Tabloid Rumah
Tak ada batas sama sekali antara ruang tamu dengan ruang makan dan dapur. Malahan, kitchen set benar-benar berada di sebelah sofa. Penataan ruang seperti ini bisa membuat ruang tamu ikut berasap ketika ada yang sedang memasak di dapur. Karenanya, agar asap segera keluar, sebaiknya kompor diletakkan sejauh mungkin dari ruang tamu, dan sedekat mungkin dengan jendela. Lebih baik lagi jika dapur dilengkapi cookerhood.

Benda-benda panas harus ditempatkan secara hati-hati di rumah. Salah-salah bisa menghambat rejeki atau membawa ketidakberuntungan. Di samping kompor dan perapian, ada sejumlah benda yang dikategorikan sebagai benda pembawa api yang penempatannya harus diperhatikan.

- Perapian atau pemanas itu terbuat dari alat elektronik, seperti microwave atau pemanas listrik. Sejauh barang tersebut tidak mendominasi, biasanya tidak ada masalah. Khususnya untuk pemanas ruang dari listrik (walaupun di Indonesia jarang dipakai), sebaiknya jangan menghadapkan semburan angin panasnya mengarah ke pintu.

- Mesin pendingin ruang atau AC dengan tipe split, blower-nya sering diletakkan atau digantungkan di bagian depan rumah. Peletakan blower AC tersebut paling baik jangan terlalu dekat dengan pintu, karena semburan udara panas yang dihasilkan dari mesin tersebut akan menghalau Qi yang akan masuk ke rumah. Letakkan blowerAC jauh dari area pintu, dan kenyamanan hidup pun akan dimiliki.

(Mas Dian MRE)

Sumber :
Tabloid Rumah