Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 20:33 WIB
Indonesia Tegas Putus Penularan Flu Burung
Asep Candra | Jumat, 25 April 2008 | 15:29 WIB
|
Share:

JEMBRANA, JUMAT - Masyarakat dan pemerintah Indonesia siap mengantisipasi berkembangnya virus flu burung dengan bertindak cepat memutus matarantai penularannya.

"Penanganan flu burung yang disikapi dengan serius, secara bertahap membuahkan hasil," kata Menteri Kesehatan Siti Fadillah Soepari dalam sambutan dibacakan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan dr Nyoman Kandun, MPH di Jembrana, 90 km barat Denpasar, Jumat.

Menkes menyampaikan hal itu pada pembukaan simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza (flu burung) tingkat internasional. Upaya dan kerja keras dalam menanggulangi penularan virus H5N1 digambarkan melalui kegiatan yang melibatkan 933 orang dari instansi terkait dan masyarakat.

Simulasi disaksikan 176 pengamat dari sembilan negara dan 14 lembaga internasional di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), guna menguji kemampuan dalam menangani kasus flu burung. Indonesia dinilai memiliki kemampuan dan benar-benar siap dalam menangani flu burung, sekaligus aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Tanah Air.

Menurut Menkes, masalah flu burung disikapi dengan serius, karena virus tersebut memiliki kemampuan beradaptasi dan virus itu sendiri atau turunannya kemungkinan bisa menular secara langsung pada pada manusia.

"Jika penularan virus dari manusia ke manusia itu sampai terjadi, akan merupakan malapetaka yang sangat mengerikan," katanya. Simulasi itu dilaksanakan di tiga lokasi pada hari pertama dari tiga hari kegiatan yang dipantau 176 pengamat dari sembilan negara dan 14 lembaga internasional di bawah PBB.

Kegiatan simulasi tersebut bertujuan memastikan efektivitas komunikasi dalam keadaan krisis yang terjadi dalam mengendalikan episenter, guna mendapatkan standar yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun dalam mengendalikan episenter.

Selain itu memberikan informasi dan petunjuk tentang tindakan yang harus dilakukan oleh petugas dan masyarakat pada saat terjadinya pandemi influenza serta mencegah terjadinya penyebaran infeksi. Hal lain yang tidak kalah penting memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

Sumber :