Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 20:24 WIB
Kaum Perempuan Tuntut Penurunan Harga Sembako
Erwin Edhi Prasetyo | Kamis, 24 April 2008 | 10:44 WIB
|
Share:

Laporan wartawan Kompas Erwin Edhi Prasetyo

YOGYAKARTA, KAMIS - Puluhan perempuan yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan Kinasih, Kamis (24/4) di Jalan Maliboro Yogyakarta berunjuk rasa menuntut penurunan harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi. Dalam aksinya itu mereka mengenakan pakaian tradisional Jawa layaknya petani pedesaan dengan memakai caping dan memanggul bakul serta selendang.

Natalia Fajarini, Koordinator Umum aksi menyatakan, kenaikan harga bahan pokok disusul dengan kenaikan harga kebutuhan lainnya membuat panik masyarakat kecil. "Krisis pangan yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari ketidakseriusan pemerintah membangun pertanian dan progam swasembada pangan di tengah tren meningkatnya kebutuhan dalam negeri dan lonjakan harga pangan dunia," ujarnya.

Selain menuntut penurunan harga, mereka juga menolak kenaikan harga BBM. Program konversi minyak tanah ke gas telah menyebabkan kelangkaan minyak tanah sehingga menyebabkan beban warga miskin bertambah di tengah ketidaksiapan rakyat dengan progam konversi. Pengunjuk rasa juga menuntut penghentian diskriminasi dan eksploitasi terhadap kaum perempuan.