JAKARTA, SELASA - Artis cantik Luna Maya menangis di depan banyak orang. Sambil berlari pula. Ada apa?
Rupanya bintang film "Jakarta Undercover" itu terharu karena ditunjuk sebagai salah satu pembawa obor Olimpiade Beijing 2008 di Jakarta. Saking harunya, Luna sampai menitikkan air mata meski wajahnya jelas terlihat sangat bahagia.
"Seneng banget, bangga banget. Luar biasa bisa berada di sini. Tadi sempat keluar air mata waktu lari," kata Luna sambil menyeka mata usai membawa di lintasan luar Gelora Bung Karno, Selasa (22/4).
Untungnya, tangis bahagia itu tak terlihat oleh para penggemarnya. Luna tetap cantik dengan pakaian sporty serbaputih plus ikat rambut warna hijau. Luna juga membalas lambaian dan sorakan para penggemarnya di pinggir lintasan dengan senyum yang membuatnya semakin manis.
Meski tak mempersiapkan fisiknya secara khusus, Luna sama sekali tak terlihat lelah berlari sambil menenteng tongkat obor. Maklumlah, ia hanya berlari kecil sejauh 71 meter. Tak sedikit pun ada keringat di wajahnya yang berbalur pemerah pipi warna pink.
Usai berlari, wanita kelahiran Denpasar 24 tahun lalu itu langsung menyambut penggemarnya dengan senyum manis. Para penggemar itu bahkan leluasa mendekati sang idola untuk sekadar meminta tanda tangan dan berpose bersama.
Ini adalah kali pertama artis tersebut menjadi "penggembira" di ajang olahraga sejagat ini. Baginya, pesan dari obor Olimpiade itu sangat kuat, terutama bagi olahraga itu sendiri.
"Ini adalah lambang kejujuran dan sportivitas. Tidak ada lagi yang dapat meragukan arti dari api ini," tutur pemilik postur setinggi 173 cm tersebut.
Soal target para atlet di Olimpiade Beijing nanti, Luna dengan tegas memberi target,"Harus dapat emas." Wah, doakan saja, ya.

