JAKARTA, JUMAT - Koruptor perlu berpikir ulang jika ingin melarikan diri dari kejaran penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mau lari sekencang-kencangnya penyidik KPK pasti mengejar, mau lari menggunakan kendaraan, KPK pun tidak takut.
Apa sebabnya? Beberapa karyawan KPK, mulai bulan depan, akan mendapatkan latihan khusus dari tiga pembalap nasional, Tinton Suprapto, Moreno dan Ananda Mikola. KPK meminta keluarga pembalap itu untuk membagi keahliannya mengemudi mobil dalam kecepatan tinggi."
Kan ada beberapa anggota kita yang memerlukan keahlian dalam mengemudi di kecepatan tinggi. Kita pengen tahu bagaimana cara mengemudi dengan kecepatan tinggi dan dalam keadaan darurat. Salah satunya ini berguna saat melakukan pengejaran," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Jumat (18/4).
Menurut dia, rencana ini akan direalisasikan bulan depan. Meski demikian, dia mengaku belum tahu bagaimana mekanisme dalam latihan mengemudi cepat ini.(BOB)

