JAKARTA, RABU - Megawati hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kartun yang mirip dirinya dimuat dalam rubrik Obrolan Warung Kopi di tabloid SBY. Demikian dikatakan Sekjen DPP PDIP Pramono Anung saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/4). Meski hanya dikarikaturkan mirip, masih dituturkan Anung, Megawati yakin yang dimaksud adalah dirinya.
"Pasti yang dimaksud Bu Mega. Tapi Beliau hanya geleng-geleng kepala saja. Orang boleh mengkritisi, orang boleh berseberangan dalam demokrasi, tapi hendaknya segala sesuatu disampaikan dengan santun dan beretika," kata dia.
Selasa (15/4) kemarin, Anung mengaku didatangi seorang wartawan yang bertugas di Istana Negara.Wartawan itu menunjukkan karikatur yang dimaksud. Baginya penggambaran Megawati dan Wiranto dalam tabloid tersebut merupakan tindakan dzalim. "Saya dan Mbak Mega sudah baca kartun tersebut. Kalau kecewa ya, karena itu menunjukkan ketidakdewasaan dalam berpolitik. Seharusnya disampaikan dengan etika dan estetika. Dan tidak seharusnya dimuat oleh media yang dikeluarkan istana. Jika sudah tersebar di masyarakat, memberikan sesuatu yang tidak mendidik," ujar Anung lagi.
Meski menyesalkan, PDIP memutuskan tidak akan melakukan somasi. Tindakan tersebut, kata dia, hanya sesuatu yang mubazir dan menghabiskan waktu. "Serahkan saja penilaiannya kepada rakyat," tegas dia.
