Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 22:41 WIB
Astro Masih KO
Martian Damanik | Sabtu, 12 April 2008 | 08:44 WIB
|
Share:

JAKARTA, SABTU-PT Direct Vision, pengelola stasiun televisi berbayar Astro, gagal memenuhi janjinya. Mereka gagal menghadirkan siaran Astro dalam hitungan jam seperti yang dijanjikan kemarin (Jumat, 11/4).

Berdasarkan pemantauan Kompas.com, hingga Sabtu (12/4) pagi, siaran Astro belum bisa dinikmati pelanggannya. Di salah satu channel siaran Astro, terpampang tulisan "Service is currently not available". Kemudian ditayangkan pengumuman berbunyi "Sehubungan dengan inspeksi yang dilakukan oleh pemerintah dan demi kesempurnaan standar prosedur operasional TV berlangganan siaran Astro untuk sementara tidak dapat dinikmati pada hari Jumat tanggal 1 April mulai pukul 10.00 WIB. Sebagaimana diwajibkan oleh Depkominfo Melalui Surat No86/M.KOMINFO/4/2008.Siaran dapat dinikmati kembali beberapa jam setelah inspeksi selesai.Siaran akan dapat dinikmati kembali beberapa jam setelah inspeksi selesai. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Atas perhatian dan kerjasama para pelanggan dan relasi, kamis mengucapkan terima kasih. Management PT Direct Vision". Pengumuman sama seperti yang tercantum di situs www.astro-nusantara.com.

Sejak kemarin Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) menghentikan siaran (black out) Astro karena belum membayar kewajiban biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi dan adanya kewajiban antara penyedia jaringan siaran (net provider) dengan penyedia konten siaran (content provider) yang belum terpenuhi. Pihak Astro menyatakan telah memenuhi kewajibannya itu.(ROY)