SURABAYA, JUMAT-Polisi meminta tambahan gembok pengaman ruang soal dan lembar jawaban ujian nasional. Jumlah gembok hendak disamakan dengan jumlah pengaman ruangan.
Permintaan itu disampaikan Kepala Bagian Dinas Lalu Lintas Biro Operasi Polda Jatim AKB Gatot Mudji Rahardjo dalam rapat pengamanan UN 2008 di Jatim, Jumat (11/4). "Sekarang hanya ada gembok untuk dua unsur pengaman. Padahal, ruang diamankan oleh tiga unsur," tuturnya.
Ruang penyimpanan diamankan oleh polisi, Dinas Pendidikan, dan Kantor Wilayah Departemen Agama. Tetapi, hanya polisi dan Dinas Pendidikan memegang kunci. "Kalau nanti dari Departemen Agama melakukan kesalahan, polisi dan Dinas Pendidikan yang kena karena menjadi pemegang kunci. Jadi, kalau bisa gemboknya ditambah," tuturnya. (RAZ)
