KAMPANYE putaran kedua pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho menarik perhatian ribuan masyarakat Kota Medan di Lapangan Sejati, Kecamatan Medan Johor, Rabu (9/4). Kepadatan kendaraan para pendukung pasangan yang disebut Syampurno ini menyebabkan antrean kendaraan sepanjang 1 kilometer di Jalan AH Nasution yang menuju Lapangan Sejati sejak pukul 14.00.
Pasangan Syamsul-Gatot yang juga terjebak macet akhirnya meminjam sepeda motor salah satu pendukung mereka dan Syamsul memboncengi Gatot sampai ke lokasi kampanye. ”Saya bilang ke pemilik kereta (sepeda motor), kamu percaya sama saya? Dia percaya, lalu keretanya saya pakai sampai ke lapangan ini,” tutur Syamsul yang tampil dengan gaya kocaknya.
Seusai kampanye, kemacetan lalu lintas kembali terjadi sampai tiga kilometer. Syamsul bersama Gatot yang masing-masing tampil bersama istri memperkenalkan sejumlah elemen yang mendukung pasangan ini, termasuk dari kalangan Nasrani dan masyarakat keturunan Tionghoa.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring yang juga hadir dalam kampanye tersebut mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih mereka. Tifatul meminta masyarakat menolak politik uang saat pencoblosan nanti.
Juru kampanye dari Partai Bulan Bintang Hamdan Zoelfa kembali menegaskan sejumlah program yang akan dikerjakan pasangan ini bila terpilih sebagai kepala daerah, antara lain pendidikan murah, perbaikan pelayanan kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja lebih luas lagi. Kampanye pasangan nomor urut lima ini juga diisi dengan hiburan yang menghadirkan artis Ibu Kota Ozzy Syahputra.
Keramaian kampanye Syampurno juga menyebabkan pengurangan jam belajar mengajar di SD Negeri 067690 Kelurahan Lapangan Mansyur, yang terletak persis di belakang panggung yang dibuat tim kampanye.
Sementara itu, pasangan Ali Umri-Maratua Simanjuntak berkampanye di hadapan ribuan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal yang berkumpul di Lapangan Aek Godang.
Tim sukses Umri, Chaidir Ritonga, mengatakan, Umri kembali menyampaikan tiga program besar yang akan dilaksanakan, yakni pendidikan dan kesehatan gratis, dana bergulir untuk UMKM se-Sumut, serta perbaikan infrastruktur jalan dan pengairan untuk pertanian.
Sejumlah juru kampanye ikut memeriahkan kampanye pasangan dengan nomor urut satu itu, seperti Koordinator DPD Partai Golkar Wilayah Sumut Burhanuddin Napitupulu dan Bupati Mandailing Natal Amru Daulay.
Calon gubernur Tritamtomo bersama Benny Pasaribu berkampanye di alun-alun Stabat Kabupaten Langkat. Kampanye kali ini juga dihadiri kader PDI-P yang juga anggota DPR Permadi serta Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI-P Maruara Sirait.
Irwin Sormin, selaku tim sukses pasangan Triben, mengatakan, Tritamtomo menjanjikan rasa aman di Sumut agar investor bisa masuk ke Sumut. Sementara Benny memastikan petani tidak akan kekurangan bibit lagi.
Permadi dalam orasinya memaparkan bahwa pasangan Tritamtomo-Benny dipilih PDI-P karena mereka menjadi pasangan yang ideal. Gambaran Triben merupakan bentuk kedekatan masyarakat Jawa dengan Batak seperti yang terjadi saat ini.
Sementara itu, Abdul Wahab dan HM Syafii berkampanye di Jalan Kartini, Perdagangan, Kabupaten Simalungun. Kali ini sekitar 10.000 yang didominasi oleh warga perkebunan menyemarakkan kampanye mereka.
Janji-janji yang ditebar masih tetap sama seperti pendidikan gratis dan perhatian terhadap semua harga. Kampanye mulai pukul 14.00 dan selesai menjelang pukul 16.00.
Sejumlah anak muda dari Pematang Siantar terlihat ikut dalam arak-arakan menuju lokasi kampanye. Sementara itu, pasangan tim sukses RE Siahaan dan Suherdi berkampanye di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kampanye dilakukan dengan pawai keliling. Rute yang dilalui dari Kota Sibolga menjuju Pinangsori yang berjarak sekitar 20 kilometer. Pawai dilakukan dengan rute sebaliknya. Selama pawai mereka menyebarkan brosur, pamflet, dan kartu nama. Massa yang ikut dalam pawai ada sekitar 300 orang.
Selain di jalan raya, mereka juga masuk ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pinangsori. Akan tetapi, sejumlah warga mengaku agak terkejut karena ada kampanye. Setidaknya hal itu diungkapkan oleh R boru Silaban.
Ketua Kampanye RE Siahaan-Suherdi untuk wilayah Sibolga, Ongli Siregar, mengatakan, kampanye kali ini tidak diikuti oleh RE Siahaan dan Suherdi. Kampanye hanya diikuti oleh partai pendukung kedua pasangan. Tidak diketahui penyebab kedua pasangan itu tidak melakukan kampanye di Tapanuli Tengah.
Sementara itu, anggota panwas Kecamatan Pinangsori, Palamanru Nainggolan, mengatakan, kampanye kedua pasangan itu memasuki wilayah Pinangsori mulai pukul 15.30 sampai pukul 16.15.
Selama kampanye tim yang berpawai tidak sampai turun ke mobil. Nainggolan mengatakan, tidak ada pelanggaran yang berarti dalam arak-arakan itu kecuali waktu kampanye yang melebihi batas waktu.

