Kamis, 23 Oktober 2014

News / Bisnis & Keuangan

Gangguan Ekonomi Global Masih Ancam Indonesia

Senin, 7 April 2008 | 11:20 WIB

JAKARTA, SENIN - Gangguan ekonomi global saat ini masih memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam tiga bulan terakhir 2008 ini, gangguan ekonomi negara-negara industri serta gangguan keuangan yang terjadi di Amerika Serikat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Dalam tiga bulan terakhir ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi ekonomi global," ujar Burhanuddin Abdullah Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (7/4). Hal itu disampaikannya di sela-sela acara peluncuran buku laporan ekonomi tahunan oleh Bank Indonesia (BI) di Gedung BI, Jakarta.

Gangguan tersebut menyebabkan para investor menjadi hati-hati dalam melakukan investasi terutama di negara-negara berkembang. Negara-negara ini, jelas Burhanuddin, mengalami dampak yang cukup besar akibat gangguan tersebut. Indonesia adalah salah satunya.Gangguan tersebut merupakan tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini setelah 2007 lalu telah mencapai tingkat perekonomian yang baik dalam 10 tahun terakhir yakni 6,3 persen.

Selain investor yang jadi hati-hati dalam melakukan investasi, pasar modal di Indonesia juga melemah karena banyak pemodal yang melepaskan sahamnya. Faktor penting lainnya yang dapat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini adalah daya beli masyarakat yang rendah. Rendahnya daya beli masyarakat ini disebabkan naiknya harga minyak dan pangan di dunia. Untuk itu, jelas Burhanuddin, industri panen di Indonesia harus menjadi salah satu prioritas pembangunan. "Industri pangan ke depannya harus dapat tempat yang penting," ujarnya.


Editor :