BANGKOK, SENIN - Perdana Menteri Thailand Samak Sundaravej dibuat kesal oleh seorang peramal yang memperkirakan pemerintahannya akan menghadapi aksi kerusuhan pada bulan Mei 2008. Samak Sundaravej menyarankan sang peramal seharusnya mempertimbangkan hasil ramalan yang dinilai telah mencoreng reputasinya itu.
Berbicara dalam pidato mingguan di radio dan televisi Thailand, Samak Sundaravej menyatakan :"Peramal itu seharusnya mempertimbangkan apakah yang dikatakannya mengusik urusan saya atau tidak. Reputasi saya rusak oleh karena ramalannya, namun kali ini aku bisa membiarkan tindakannya itu."
Samak tidak menyebutkan peramal yang dimaksudkan. Namun, peringatan Samak Sundaravej tersebut secara luas diyakini telah diarahkan ke Warin Buawiratlert. Menurut laporan pers Thailand belakangan, Warin Buawiratlert memperkirakan akan datangnya kudeta di Thailand bulan depan.
Samak mempertanyakan kenapa peramal tersebut mengeluarkan pernyataan seperti itu. "Kenapa peramal ini berbuat seperti itu? Apa yang dipikirkannya? Apakah ada orang yang menyuruhnya? Atau ia mendapat bayaran?" tanya Samak.
Warin dikenal dekat dengan beberapa anggota militer Thailand yang melancarkan kudeta pada tahun 2006. Samak pernah menyebut peramal tersebut mengeluarkan ramalan yang salah saat memprediksi ketua Partai Demokrat, rival Samak, akan keluar sebagai perdana menteri.
Astrologi dan ramalan masih berperan luas dalam kehidupan sosial di Thailand meskipun masyarakat di negara ini telah meniru gaya hidup Barat dan memodernisasi diri. Banyak politisi, termasuk beberapa mantan perdana menteri Thailand yang masih percaya akan ramalan. (AP)
