Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 21:54 WIB
Naik Helikopter, Wapres Mulai Safari ke 7 Kabupaten se-Jawa
Suhartono | Jumat, 4 April 2008 | 12:18 WIB
|
Share:

Laporan wartawan Kompas Suhartono

CILEGON, JUMAT - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Jumat (4/4) siang ini dijadwalkan akan memulai kunjungan safarinya ke sejumlah kota kabupaten di Pulau Jawa. Setidaknya, tercatat ada tujuh kota kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang akan dikunjungi dengan menggunakan helikopter kepresidenan, hingga Senin (7/4) mendatang.

Selain untuk melihat kemajuan berbagai proyek infastruktur yang dijalankan pemerintah pusat di daerah, Wapres juga ingin melihat langsung ketersediaan pangan dan kondisi masyarakat di saat kondisi ekonomi nasional terimbas akibat kenaikan harga minyak mentah dunia, gejolak keuangan dan kenaikan harga komoditas pangan. Demikian informasi dan jadwal kegiatan Wapres Kalla yang diterima Kompas di Istana Wapres, Jakarta, Jumat pagi tadi. Wapres akan didampingi oleh sejumlah menteri terkait.

"Kunjungan awal dilakukan Wapres dengan meninjau langsung Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Kota Cilegon, Banten, dan selanjutnya ke PLTU Labuhan, Pandeglang, Banten. Wapres berangkat dengan helikopter kepresidenan dari Base Off Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Menjelang Magrib, Wapres kembali ke Jakarta," ujar sumber Kompas tersebut.

Selanjutnya, Sabtu (5/4) pagi, Wapres dengan helikopter yang sama akan melakukan kunjungan ke Cirebon untuk melihat antara lain pembangunan Waduk Jatigede dan pembangunan jalan tol, Brebes dan Semarang serta Surabaya. Direncanakan, Wapres juga akan melihat pembangunan Jembatan Suramadu dan pembangunan jalan tol di Jawa Timur.

Hari Minggu (6/4), Wapres menuju Kota Malang dan Kediri. Berikutnya, Senin (7/4), Wapres menuju Yogyakarta, Bantul, dan kemudian baru kembali ke Jakarta. Saat ini, Wapres baru saja mengikuti rapat terbatas (ratas) yang membahas tentang finalisasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2009, yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta.