JAKARTA, SELASA - Sekitar 100 orang dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) siang ini, Selasa (1/4), berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Belanda, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Mereka memprotes film "Fitna" garapan politisi Belanda Geert Wilders.
Massa HTI membawa sejumlah bendera berwarna hitam dan putih bertuliskan huruf Arab. Mereka juga membawa poster yang bertuliskan antara lain "Tegakkan Khilafah", "Penghina Musnah", "Hukuman Mati untuk Penghina Islam". Ada juga poster bergambar Wilders dengan gigi bertaring. Di depan kedutaan mereka melakukan orasi.
Juru bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto, yang ditemui di sela-sela aksi, mengatakan, kebebasan tidak boleh bertentangan dengan penghormatan terhadap sesama. Ia menilai pemerintah Belanda tidak adil. "Di Belanda orang yang meragukan holocaust (pembantaian orang Yahudi) ditangkap, tapi dalam hal ini tidak, Itu tidak adil," ujarnya. Dikatakan, pihak kedutaan akan menerima tujuh perwakilan mereka.
Aksi ini membuat arus lalu lintas tersendat karena setengah badan jalan dipenuhi peserta ujuk rasa. Sekitar 200 polisi tampak berjaga-jaga mengamankan demonstrasi ini.
