JAKARTA, JUMAT - Pesawat Batavia Air yang bertujuan ke Jambi dan semula dijadwalkan berangkat pukul 14.00 WIB Jumat (28/3) dari Terminal IB Bandara Soekarno-Hatta sempat "dibajak" oleh sekitar 20 hingga 30 penumpangnya karena pesawat tidak kunjung berangkat hingga memasuki pukul 16.00 WIB sore. Penumpang yang tidak menerima keterlambatan pemberangkatan akhirnya memaksa untuk menduduki pesawat Boeing 737-300 milik Batavia Air yang tidak dapat diberangkatkan karena bermasalah dengan radar cuacanya.
"Yah, memang pesawat rencananya akan diberangkatkan pada pukul 14.05 tadi. Tapi, karena ada masalah dengan radar cuaca terpaksa kami berangkatkan dengan pesawat lain pada pukul 20.15 nanti," kata General Manager Batavia Air Dexter Leopard saat dihubungi oleh KOMPAS.COM. "Ketegangan ini dapat diatasi setelah Stasiun Manager kami (Batavia Air), Bapak Lukman mencoba meyakinkan penumpang," tuturnya.
Menurut Dexter, tidak terjadi ketegangan berarti setelah penumpang diyakinkan akan diberangkatkan dengan pesawat Batavia Air yang telah bertolak dari Surabaya menuju ke Jakarta. Dexter tidak mengetahui secara pasti bagaimana para penumpang dapat menembus masuk hingga berhasil menduduki pesawat Boeing 737-300 yang tidak jadi diberangkatkan.