JAKARTA, JUMAT - Sampai saat ini, pihak otoritas Filipina belum juga memberikan konfirmasi mengenai hasil tes DNA terhadap jenazah yang diduga tersangka terorisme Dulmatin.Padahal hasil tes tersebut dijanjikan akan dipublikasikan pada 26 Maret yang lalu.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Y. Kristiarto Legowo di Jakarta, Jumat (28/3). Mengenai kebenaran pemberitaan bahwa jenazah tersebut adalah Dulmatin, Kristiarto juga mengatakan Indonesia sebenarnya masih meragukannya.
"Mengenai pemberitaan yang dikeluarkan oleh pihak Filipina di sana, kita sendiri masih meragukan kebenarannya. Ketika kita cek ke lapangan, pemberitaan mengenai dugaan itu Dulmatin tidak didukung oleh fakta-fakta yang menguatkan," ujar Kristiarto.
Hingga saat ini, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia masih menunggu hasil tes DNA terhadap jenazah yang diduga pelaku Bom Bali I itu untuk menentukan sikap dan langkah selanjutnya. (LIN)
