KAMERA digital makin hari makin mendunia dalam keseharian banyak orang. Terjadi juga di Tanah Air, boleh dikata, banyak warga Indonesia, kini, selalu mengabadikan segala kegiatannya lewat kamera digital.
Perilaku yang kini bak kelaziman itulah yang dibaca oleh produsen kamera digital sebagai ceruk peluang. Maka, berbondong-bondonglah para produsen, terlebih dari Jepang, menggelontorkan produk mereka ke Indonesia.
Tak cuma itu, banderol harga yang tadinya sempat menggerus isi kocek orang kebanyakan, kini tampil dengan sosok lebih damai. Anda yang punya 30 lembar duit 50 ribuan sudah boleh memiliki kamera digital ukuran saku made in Jepun.
Seturut catatan lembaga riset BCN, misalnya, pertarungan perebutan pasar kamera digital mulai dari ukuran saku hingga berteknologi Digital Single Lens Reflex (DSLR) justru terjadi di antara perusahaan Jepang. Nikon, menurut BCN, telah berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 47,5 persen pada paruh pertama 2007. Canon membuntuti dengan pangsa pasar 36,5 persen.
Padahal, Canon menguasai pangsa pasar kamera digital sebesar 44,6 persen dan Nikon 33,6 persen pada 2006. Canon jugalah yang menyebutkan penjualan kamera digital di Jepang diperkirakan meningkat hingga 32 persen menjadi 950.000 unit pada 2007. Pasar kamera digital pun diprediksikan akan terus tumbuh dan mencapai 1,3 juta pada 2010.
Sementara itu, Didi Rahardja, Senior Marketing Manager AV Product Marketing PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) mengatakan di Indonesia pada 2007 pasar kamera digital ada di angka 580 ribu. "Tahun ini diperkirakan pasarnya tumbuh hingga 800 ribu," kata Didi dalam kesempatan peluncuran sepuluh produk kamera digital Samsung, Rabu (26/3). Sepuluh produk tersebut diproduksi di pabrik Samsung Korea Selatan dan China.
Melihat hitung-hitungan itu, Samsung, menurut Didi mematok target berada di posisi ketiga pasar kamera digital dengan penguasaan pasar 17 persen. Sebagai pembanding, tahun lalu, Canon berhasil menjual sekitar 110 ribu kamera digital.
Masih berbanding lurus dengan ambisi di tempat ketiga itu, Samsung menjagokan dua dari sepuluh produk barunya itu. Pertama, kamera digital NV24HD. Kamera ini diklaim sebagai kamera terkecil di dunia dengan sudut pandang ultra lebar 24 milimeter. Kapasitas kamera berdimensi 98,5 x 61 x 18,9 mm ini 10 megapiksel.
Tak hanya itu, kamera ini dilengkapi dengan movie stabilizer berikut optical zoom 3,6x yang memungkinkan pengguna mengabadikan gambar dari jarak jauh tanpa perlu merisaukan kualitas gambar.
Kedua, kamera DSLR GX-20 yang berkapasitas 14,6 megapiksel. Samsung menjamin, dengan kamera yang dilengkapi pencitraan CMOS ukuran APS-C 14,6 M ini, pengguna bisa mendapatkan hasil foto sangat tajam setiap saat. Kamera dengan X sync atau terminal untuk lampu kilat tambahan ini ditujukan untuk kalangan profesional.
Sementara, delapan produk kamera digital lainnya adalah i8 yang merupakan kamera fesyen multimedia 8 megapiksel. Selanjutnya, tiga seri L yakni L210, L110, dan L100. Kemudian, camcoder VP-HMX20C, kamera digital S860 dan S760, serta NV4 berkapasitas 8,2 megapiksel.

