Bukan asing lagi jika orang berbondong-bondong ke kawasan Tajur, Bogor, Jawa Barat untuk berburu beraneka ragam tas. Di akhir pekan, sepanjang jalan ini selalu dipenuhi mobil-mobil pengunjung yang berderet di depan toko-toko tas.
Tetapi bukan tas yang saya cari hari itu, karena saya menemukan pesona lain yang ditawarkan oleh Tajur. Tempatnya tidak begitu jauh dari pusat keramaian tas. Ya, hanya beberapa menit ke arah Puncak, ada tempat bersantai yang menyenangkan dengan suasana asri.
Kuntum Nursery namanya, pusat penjualan beragam bibit tanaman. Di bagian depan, ada Teras Air cafe dengan suasana alam dengan fasilitas kolam pemancingan ikan. Jadi, pengunjung dapat memancing ikan sendiri serta langsung menggoreng atau pun membakarnya di tempat. Inilah tujuan saya, plesiran makanan di tengah-tengah perkebunan.
Sejuk dan nyaman, itulah kesan saya ketika memasuki area ini. Semilir angin yang menerpa wajah membuat saya betah berlama-lama. Ada beberapa tempat yang bisa dipilih di cafe ini, outdoor atau semi outdoor.
Beragam gerai makanan tersedia di sana. Ada mie ayam, siomay, batagor, juga menu prasmanan Sunda seperti oseng teri, oncom leunca, pepes jamur dan tahu, belut goreng dan semur jengkol yang disajikan di beberapa meja.
Karena cuaca pagi itu sangat cerah, tepi kolam pemancingan menjadi pilihan saya. Tidak jauh dari tempat saya duduk, tampak beberapa orang sedang asyik memancing. Tiba-tiba , terdengar teriak kegirangan dari salah satu pengunjung wanita yang berhasil menangkap ikan mas. Wow, lumayan besar juga ikan yang didapatnya, lalu langsung diambil dan dikumpulkan dalam satu wadah.
Saya dan teman saya pun jadi tertarik ikut memancing. Tetapi, karena keburu lapar, kami memesan makanan lain terlebih dahulu, paket ayam goreng ungkep dan soto iga bakar. Untuk minuman, kami memesan teh poci dan es buah bakar.
Sembari menunggu pesanan datang, saya menjelajahi Kuntum Nursery. Koleksi bibit-bibit tanaman yang tersedia banyak juga lho. Mulai dari yang murah seperti gardenia, cemara, kelengkeng, jeruk nipis, daun ginseng hingga yang mahal seperti anthurium.
Puas mengitari nursery, saya kembali ke tepi kolam. Pesanan saya sudah siap disantap. Es buah bakarnya lumayan segar. Rasanya tidak berbeda dengan es buah pada umumnya. Hanya saja, sirup yang dipakai adalah gula yang dibakar menjadi karamel, sehingga dinamakan es buah bakar.
Sayang, soto iga bakar yang saya santap malah membuat selera makan berkurang. Disajikan secara terpisah dengan kuahnya, daging iganya alot dan tidak segar.
Kuah sotonya-nya sih lumayan, tetapi masa saya hanya menyantap nasi dengan kuah saja, nggak mungkin khan? Untunglah, ayam ungkep pesanan teman saya tidak mengecewakan. Ayamnya digoreng garing, ditaburi kremesan. Rasanya gurih dan crispy.
Setelah selesai menyantap, tibalah saat untuk memancing, sesuai tujuan awal kami. Setelah menyewa alat pancing lengkap dengan umpan, kami pun mulai memancing. Harga per kilo ikan di sini Rp. 20.000. Sedangkan, ikannya ada dua macam, ikan mas dan ikan patin. Semoga dapat ikan patin.
Pancing pun segera saya lemparkan. Teman saya sudah sudah duluan memancing. Beberapa menit telah berlalu, pancing saya belum bergerak-gerak juga. Wait....ada yang menarik ujung kail, saya tarik pancing saya, ah....lepas...hanya ada sisa-sisa umpan di ujung kail.
Tiba-tiba teman saya berteriak sembari sibuk menarik senar pancingnya. Ternyata dia berhasil mendapat seekor ikan mas. Tinggal giliran saya. Syukurlah, tak perlu lama menunggu, saya juga berhasil mendapatkan seekor ikan mas lagi. Rupanya, kami tidak beruntung memperoleh ikan patin.
Dua ekor ikan mas sudah cukup buat kami, karena sebelumnya kami sudah makan. Satu digoreng, satu lagi dibakar. Rasanya? Lumayan juga. Tetapi yang pasti, ada kenikmatan lebih ketika menyantap hasil pancingan sendiri.
Sungguh, akhir pekan yang menyenangkan....
Kuntum Nursery
Jl Raya Tajur No.291
Bogor

