HARARE, MINGGU-Sudah bau tanah, tapi masih tetap haus kekuasaan. Itulah, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe (84). Mugabe bersumpah tidak akan ada yang dapat menjadi presiden selama dirinya masih hidup. Mugabe mengeluarkan pernyataan tersebut seminggu menjelang Pemilu di Zimbabwe. Pemilu kali ini diperkirakan pemilu yang terberat bagi Mugabe yang telah memimpin sejak tahun 1980 atau 28 tahun.
Mugabe menyatakan bahwa partai oposisi, Gerakan bagi Perubahan Demokratis (MDC), tidak akan dapat berkuasa selama dirinya masih hidup. "Tidak akan pernah terjadi selama saya masih hidup, mereka yang menginginkan liberalisasi, tidak akan pernah terjadi," ujar Mugabe di hadapan pendukungnya di ibukota Zimbabwe, Harare, Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB.
Mugabe masih tetap percaya diri kendati telah mendapat tekanan dari dalam dan luar negeri. Tekanan dari dalam negeri makin keras karena perekomian Zimbabwe tengah babak belur. Zimbabwe telah dinobatkan sebagai pencetak rekor inflasi tertinggi di dunia. Karena memiliki tingkat inflasi 66.212 persen pada Desember 2007. Dengan angka inflasi seperti itu harga-harga kebutuhan bisa naik drastis dalam hitungan jam.
Tekanan luar negeri datang kepadanya karena tindakan kekerasan Mugabe terhadap para lawan politiknya. Amerika Serikat sudah menjatuhkan sanksi dan tengah mempertimbangkan sanksi baru yang lebih keras. Dewan HAM PBB juga mengecam tindakan sewenang-wenang rezim Mugabe.(ROY)
