PANGKALPINANG, SABTU - Tiket pesawat terbang Jakarta-Bangka untuk akhir Maret hingga awal April sudah penuh dipesan. Kendati harga tiket mencapai Rp 750.000 tetap dicari warga, khususnya warga Tionghoa yang akan mengelar acara sembahyang kubur (Cen Beng) pada awal April nanti.
Kepala District Manager Sriwijaya Air Pangkalpinang, H Djasman, Sabtu (22/3) mengaku, menjelang sembahyang kubur tingkat isian pada penerbangan tinggi. Bahkan pihak Sriwijaya Air akan menambah penerbangan Jakarta-Bangka.
"Adanya peningkatan tingkat isian itu sejak 18 Maret. Kita biasanya hanya empat kali penerbangan dalam sehari, namun menjelang sembahyang kubur ini kita menambah ekstra flight menjadi lima kali penerbangan dalam sehari," kata Djasman.
Untuk penerbangan dari Jakarta, menurut Djasman, tingkat isian selalu penuh hingga 100 persen, sedangkan dari Pangkalpinang menuju Jakarta itu mencapai 92 persen dari jumlah kursi yang disediakan.
Selain penuhnya tingkat isian menjelang sembahyang kubur, juga dikarenakan adanya salah satu maskapai tujuan Pangkalpinang yang tidak melakukan penerbangan.
Akibat tingginya tingkat isian itu, harga tiket juga mengalami kenaikan. Dari tanggal 19 Maret kemarin harga tiket masih Rp 435.000 namun sejak 22-26 Maret harga tiket itu Rp 510.000. "Diperkirakan dari 27-31 Maret harga tiket mencapai sekitar Rp 560 ribu," jelasnya.
Adanya peningkatan isian itu tidak hanya dialami maskapai Sriwijaya Air tetapi juga maskapai Batavia Air. Salah seorang staf Batavia Air, Eko Budianto, menyatakan pihaknya mengalami kenaikan penumpang. Setiap kebarangkatan Pangkalpinang-Jakarta dan Jakarta-Pangkalpinang selalu penuh. "Setiap sekali penerbangan dengan jumlah 144 kursi selalu terisi penuh," jelasnya.
Dia mengatakan, tingginya tingkat isian yang dialami maskapai Batavia Air sebenarnya dikarenakan menjelang sembahyang kubur dan berhentinya penerbangan AdamAir. "Kita tunggu saja kabar dari pimpinan Batavia Air mengenai extra flight," ujar staf tadi seraya menambahkan harga tiket akan mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan.
Sedangkan Elin, seorang warga yang memesan tiket Sriwijaya Air tujuan Jakarta untuk tanggal 30 Maret dipatok Rp 750.000. "Kata petugas tiket Sriwijaya Air, harga tiket setelah sembahyang kubur akhir April turun lagi. Sekarang saya pesan Rp 750.000. Jadi terpaksa nggak pulang ke Jakarta," ujar Elin. (Bangka Pos/spa)
