PERNAH mencalonkan diri menjadi cawapres, duet bareng bersama Hamzah Haz (PPP) dalam pemilu 2004. Sayangnya, keduanya belum mampu meraup konstituen sesuai yang diharapkan. Padahal, ketika itu Agum maju menjadi cawapres karena tergerak untuk melanjutkan amanah reformasi yang digerakkan mahasiswa tahun 1998. selain itu, Agum juga berkeinginan merombak paradigma lama menyangkut sikap pemerintahan dari bermental juragan menjadi pelayanan publik.
Karirnya dimulai dari militer. Berbagai jabatan strategis pernah dipegangnya. Berkat prestasinya, Agum dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan (Menko Polsoskam), menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. Di era Megawati, ia pernah dipercaya menjadi Menteri Perhubungan.
Bintang Agum semakin bersinar terang. Dalam Musornas KONI di Wisma Serba Guna Senayan, Jakarta, ia terpilih menjadi Ketua Umum KONI Pusat (2003-2007) menggantikan Wismoyo Arismunandar yang telah dua periode menjadi Ketua Umum KONI Pusat.
Kecintaannya terhadap sepak bola, ia buktikan lewat Persatuan Sepak Bola Perwira Tinggi ABRI. selain itu, di bidang olahraga lainnya, Agum tercatat sebagai pengurus Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI), pengurus olahraga terjun payung (FASI), Ketua Klub Sepak Bola Persija Timur (sejak 1992), Ketua Liga Amatir PSSI, Ketua Pelaksana Liga Indonesia (23 Juli 1993-10 November 1995), dan Ketua Umum PSSI (1998-2003). (BEC/berbagai sumber)
DATA DIRI
Nama : Agum Gumelar
Tempat tgl/lahir : Tasikmalaya,Jawa Barat, 17 Desember 1945
Hobi : Sepakbola
Istri : Linda Amaliasari (puteri mantan Menparpostel Achmad Tahir)
Anak :
- Khaseli
- Ami
Pendidikan:
- SMA di Bandung
- 1969, masuk Akademi Militer Nasional (AMN)
Perjalanan Karir
- 1973-1976 menjabat sebagai staf Kopkamtib dan Bakin
- 1987-1988 Wakil Asintel Kopassus
- 1988-1990 Asisten Intelijen Kopassus
- 1991-1992 Asisten Intelijen I Kasdam Jaya
- 1992-1993 Agum menjadi Danrem 043/Garuda Hitam Lampung
- 1993-1994 Direktur A Badan Intelijen dan Strategis (BAIS) ABRI
- 1993-1994 Komandan Kopassus ke-13
- 1994-1996 naik pangkat sebagai Kasdam I Bukit Barisan (1994-1996)
- 1996 menjabat staf ahli Pangab bidang Polkam
- 1996-1998 menjabat Pangdam VII Wirabuana
- 1998 Gubernur Lemhanas
- Oktober 1999 diangkat menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Persatuan Nasional Gus Dur, kemudian menjadi Menhubtel ketika kabinet dirombak
- 11 Nov 2000 purnawirawan
- 2 Juni 2001 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menko Polsoskam
- 9 Agustus 2001-2004 menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Gotong Royong
- Ketua Umum KONI Pusat 2003-2007
