JAKARTA, KAMIS-Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (AMPUH) Jawa Tengah menggelar aksi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Kamis, (28/2).
Dalam aksi yang diikuti 12 orang ini, mereka menuntut agar KPK mengambil alih kasus korupsi yang melibatkan Walikota Semarang Sukawi Sutarip, karena selama ini proses hukumnya tidak jelas. "Kami ingin kasus walikota Semarang ditindaklanjuti. Walaupun sudah dalam proses penindakan, kita sebagai orang awam sama sekali tidak tahu proses penindakannya seperti apa," kata koordinator aksi R Adi Wibowo.
Walikota Semarang Sukawi Sutarip diduga terkait kasus korupsi pembelian gedung eks BDNI untuk menambah aset pemerintah daerah. Dalam pembelian yang masuk dalam anggaran 2003 tersebut diduga telah terjadi mark up yang dapat berpotensi merugikan keuangan daerah. (DIV)
