PURWOKERTO, KAMIS - Pemadaman listrik tak akan terjadi di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Wonosobo, yang seluruhnya masuk dalam Area Pelayanan Jaringan PT Perusahaan Listrik Negara Purwokerto. Pasokan listrik ke empat kabupaten itu juga tak akan dikurangi.
Hal itu disampaikan Asisten Manajer Bidang Distribusi Listrik APJ PT PLN Purwokerto M Supriyanto, Kamis (21/2), di Purwokerto, menanggapi defisit daya listrik se-Jawa-Bali yang mencapai 5 persen. “Di wilayah APJ Purwokerto sampai saat ini belum ada rencana pemadaman listrik secara bergilir. Pasokan listrik masih tetap lancar, tak ada pengurangan pasokan listrik,” katanya.
Supriyanto mengatakan pasokan listrik untuk APJ Purwokerto sampai sekarang masih berkisar 333 mega volt ampere atau setara dengan 266,4 mega watt. Dari pasokan listrik sebesar itu, hanya 60 persen yang efektif digunakan pelanggan. “Ada 40 persen lagi sisanya yang belum digunakan. Karena itu, belum pernah ada kekurangan pasokan listrik untuk wilayah APJ Purwokerto,” katanya menjelaskan.
Lain halnya dengan Jakarta, lanjutnya, pelanggan listrik di kota itu memang cukup besar. “Karena itu, di sana yang mengalami pemadaman listrik secara bergilir, karena pelanggannya banyak,” ujarnya.
Disinggung kemungkinan 40 persen sisa pasokan listrik yang belum digunakan di wilayah APJ Purwokerto akan dikurangi untuk memenuhi kebutuhan Jakarta, Supriyanto mengatakan dengan tegas, hal itu tak akan mungkin terjadi. “Tidak akan terjadi pengurangan pasokan listrik di APJ Purwokerto,” lanjutnya.
Namun kalau pun terjadi pengurangan pasokan listrik, Supriyanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan strategi agar para pelanggan tak mengalami kerugian, khususnya pelanggan besar. “Pelanggan besar itu merupakan kalangan usaha industri, dan jumlahnya ada 53 pelanggan. Kalau sudah direncanakan akan diadakan pemadaman bergilir, PLN memberitahukan mereka untuk segera memasang generator set,” katanya menjelaskan.
Pemberitahuan semacam itu, lanjutnya, juga dilakukan PLN kalau kondisi cuaca memburuk. “Kalau ada angin kencang atau hujan deras, kami juga memberitahukan mereka (pelanggan besar) untuk memasang generator set,” katanya.
Karena itu pula, menurut Supriyanto, pemadaman listrik masih mungkin saja terjadi kalau cuaca memburuk, seperti terjadi angin kencang atau hujan deras. Namun rencana pemadaman bergilir di wilayah APJ Purwokerto itu tetap belum ada. “Rencana pemadaman bergilir, sampai sekarang belum ada. Lain halnya kalau terjadi angin kencang, tentu biasanya akan terjadi pemadaman sementara karena banyak kabel listrik yang masih telanjang,” ujarnya. (MDN/HAN)
