PALANGKARAYA, SABTU - Sekitar 60 persen warga di Kalimantan Tengah hingga kini masih relatif sulit menjangkau layanan air bersih. Air sungai menjadi andalan sebagian masyarakat, baik untuk air minum ataupun kebutuhan MCK.
Demikian antara lain yang mengemuka dalam Pelantikan Pengurus Daerah Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Tengah (Kalteng), di Palangkaraya, Sabtu (16/2). "Kondisi ini tidak saja terjadi di Kalteng, tapi juga di daerah-daerah lain di Indonesia," kata Wakil Gubernur Kalteng, Achmad Diran.
Diran berharap agar seluruh pemerintah kabupaten/kota di Kalteng mulai memrogramkan pelayanan dan penyediaan air bersih bagi warga. Terkait upaya penyediaan air bersih ini, Ketua Umum Pengurus Pusat PMI, Mar'ie Muhammad, menuturkan, pihaknya akan membantu daerah, terutama dalam pengiriman tenaga pendamping. (CAS)
