BOJONEGOERO,SELASA - Mobil Cepu Limited (MCL)-- anak perusahaan ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI)-- akan membesaskan lahan sekitar 20-40 hektare di kawasan Blok Cepu di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jatim, untuk memenuhi target awal produksi.
General Manager MCL, Kunto Wibisono, Selasa (29/1), mengatakan apabila proses pembebasan tanah di kawasan Blok Cepu itu berjalan lancar, maka jumlah yang ditargetkan bisa mencapai 40 ha.
Perusahaan lanjutnya, tetap berharap pembebasan tanah bisa dilakukan di lokasi yang sudah direncanakan, tanpa harus memindahkan lokasi produksi sumur minyak Blok Cepu. "Kami masih belum berniat memindahkan sumur, kami berharap pembebasan tanah dapat kita lakukan di lokasi yang sudah direncanakan," katanya.
Dalam waktu bersamaan, sebut Kunto, Pertamina juga akan melakukan pembebasan tanah yang akan dimanfaatkan untuk jalur distribusi minyak mentah tersebut mulai dari kawasan Blok Cepu ke arah Tuban. Menurut dia, produksi awal sumur minyak Blok Cepu yang menjadi target Pemerintah pada akhir 2008 ini, diperkirakan besarnya mencpai 20.000 barrel per hari. Produksi minyak mentah tersebut, berasal dari lima buah sumur minyak Banyu Urip di Desa Mojodelik Kec. Ngasem.
Sesuai potensi sumur minyak Blok Cepu, manajemen MCL optimistis produksi puncak sebesar 165.000 barrel per hari yang ditargetkan dapat dicapai pada akhir 2010 atau awal 2011. "Kami berharap masyarakat ikut mendukung dalam hal pembebasan tanah, sehingga target produksi awal perusahaan bisa direalisasikan," katanya. (ANT)

