Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 05:40 WIB
Ismeth Abdullah Bersumpah Soal DK-FTZ
| Sabtu, 26 Januari 2008 | 06:09 WIB
|
Share:

GUBERNUR Kepri Ismeth Abdullah sangat mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera memutuskan struktur organisasi Dewan Kawasan Free Trade Zone (DK-FTZ) Batam, Bintan, dan, Karimun (BBK). Sebab, waktu yang telah dijanjikan terus molor sehingga penerapan FTZ berlarut-larut.

"Janjinya Desember, sampai sekarang sudah berlalu dan belum juga diputuskan," keluh Ismeth kepada sejumlah wartawan yang menemuinya seusai acara pertemuan bankers se-Kepri di Gedung Bank Indonesia Batam, semalam. Ia mengakui, usulan nama yang akan duduk di DK-FTZ selalu dicoret-coret oleh Menko Perekonomian Boediono.

Faktor lainnya, terhambat oleh banyaknya usulan dari menteri-menteri SBY. Seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, dan lainnya. Sampai sekarang pun, kata Ismeth, dirinya tidak mengetahui siapa enam nama yang bakal duduk di struktur DK. "Sumpah mati saya tidak tahu. Siapa yang akan menjadi ketuanya pun saya tidak tahu. Apakah orang daerah atau orang pusat, saya tidak tahu," kata Ismeth. Menanggapi banyaknya investor yang menunggu kepastian implementasi FTZ, Ismeth hanya bisa berharap pemerintah pusat cepat memutuskan Dewan Kawasan sehingga kebijakan FTZ bisa cepat terealisasi. (Tribun Batam/nix)