JAKARTA, RABU - Festival Film bertema Lingkungan yang dikemas dalam acara "South to South Film Festival" 2008 akan digelar di Goethe Institute, Jakarta, 25-27 Januari 2008. Acara yang sama juga akan dilakukan di sejumlah kota yang dekat dengan masalah eksploitasi sumber daya alam mulai awal Februari.
Sejumlah film yang akan diputar di antaranya berjudul "Sipakapa Is Not for Sale". Film ini bercerita tentang perjuangan masyarakat Sipakapa di Guatemala, untuk menentukan masa depan kotanya antara menerima atau menolak operasi tambang di wilayahnya tersebut lewat referendum.
Film ini telah masuk ke dalam beberapa festival, seperti di Festival Film Lingkungan Hidup (Environmental Film Festival) di Toronto tahun 2006 dan "The Native Spirit Festival" yang digelar di London tahun 2007.
Selain itu juga diputar seri film pendek bertema Forest Series yaitu "Chained to Charcoal", "Forest Fortune" dan "Wildlife`s Worry". Film-film pendek bertema "Water Series" juga akan diputar seperti judul-judul film "Fish of Fees", "Niger, "A Life Line", dan "Teluk Jakarta Under Pressure".
South oo South Film Festival merupakan festival film bertema lingkungan yang berlangsung dua tahun sekali. Festival ini pertama kali di gelar pada 2006 bertema Di Balik Kemilau Emas". Tahun 2008 tema yang diangkat "Vote for Live" (Memilih untuk Hidup).
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Jaringan Masyarakat Tambang (JATAM), Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), Forest Watch Indonesia, Gekko Studio, dan Ecosister.(ANT/WAH)
